About


Abdul Razak' itulah nama pemberian kedua orang tuaku, Kata orang'... nama adalah sebuah do'a dari orang tua, karenanya ku diberi nama yg berarti hamba Sang Pemberi Rezeki. Pengennya sich anaknya ini kelak menjadi orang yang dermawan.

Saya dilahirkan disebuah desa, diwilayah Kab. Pinrang-Sulawesi Selatan' yang juga dikenal sebagai salah satu lumbun pangan di Nusantara ini. Suatu kebanggaan tersendiri bagiku' karenanya hari kelahiranku, setiap tahunnya di peringati oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Sebenarnya sich' Aku bukan siapa-siapa, tidak ada yang spesial' tapi hanya kebetulan saja hari kelahiranku bertepatan dengan hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia yaitu tanggal 17 Agustus.

Saat usiaku beranjak 6 thn, Ibuku tercinta telah kembali kepada-Nya....sejak saat itu' kadang aku iri sama teman2 yang bisa bermanja2, yang setiap saat selalu ada Ibu disampingya, ingin sekali rasanya seperti mereka, bahkan tanpa terasa air mata ini menetes. Dalam hatiku penuh dengan pertanyaan kenapa..kenapa..kenapa harus Aku..kenapa bukan orang lain saja. 

Waktu terus berlalu kesedihan ini lambat laun saya bisa menerimanya, masih ada Ayah, saudara2 disampingku yang selalu menemaniku, perhatiannya, kasih sayangnya, membuatku tidak ada yang kurang sedikit pun.

Tanpa terasa 15 thn telah berlalu, saat usiaku sudah 21 thn' tepatnya tanggal 5 Mei 2007........Masih segar dalam ingatan' pada saat itu g' tau harus berbuat apa, perasaanku sangat hancur, diliputi rasa keputus asaan, ingin rasanya mengakhiri  saja hidup ini, bagaimana tidak waktu itu merupakan yang kedua kalinya dalam hidupku kehilangan orang yang sangat kusayangi, kucintai...Ayahku tercinta ...........menyusul Ibu memenuhi panggilan-Nya Sang Maha Pencipta.

Tapi,.. Allah SWT Maha Adil, dengan Kasih Sayang-Nya, Membuat hati ini begitu tegar, membuka hati ini ' bahwa semua itu bukanlah akhir dari semuanya, karena dibalik semua itu ada hikmahnya. Dan Aku percaya bahwa orang yang diberi ujian/cobaan hidup di dunia ini' itu karena telah diberi kepercayaan bahwa hambanya ini bisa melewati semuanya dan tidak semua orang diberi kepercayaan itu. 

Diusiaku yg sebentar lagi 24 thn, walaupun agak jauh dari keluarga, tepatnya di Kota Makassar  Aku sangat bangga bisa melanjutkan pendidikan dengan biaya sendiri hasil kerja kerasku sebagai karyawan di salah satu perusahaan retail, walaupun sebenarnya terlambat tp bagiku tidak ada kata terlambat.

Alhamdulillah Puji Syukur selalu kupanjatkan untuk-Nya Sang Maha Pencipta, atas nikmat2-Nya selama ini.
Aku hanya selalu berharap dan berdo'a agar selama aku hidup didunia ini bisa memberikan yang terbaik untuk-Nya, karena sejatinya kita hidup di dunia ini hanya untuk beribadah kepada-Nya.


Wassalam.